Kembali ke Berita
Berita Utama

Dukung Pengembangan UMKM Desa Tawangsari, Mahasiswa KKN-T IDBU-12 UNDIP Lakukan Penguatan Media Informasi dan Pengadaan Alat Produksi

admintawangsari • August 5, 2026

TAWANGSARI – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tawangsari, mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Mesin Universitas Diponegoro, Nurul Aulia, yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU-12, menggelar program kerja individu berjudul “Optimalisasi UMKM Produk Olahan Pangan melalui Pengadaan Alat Produksi dan Penguatan Media Informasi”. Program ini dilaksanakan berkolaborasi dengan UPPKA Melati, wadah yang menaungi para pelaku UMKM setempat fokus pada pembenahan media informasi serta peremajaan sarana produksi guna mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Salah satu wujud kegiatannya menyasar pada pembuatan banner infografis alur produksi Karak Beras Non-Boraks milik Ibu Sumi, Ketua UPPKA Melati. Berangkat dari hasil observasi dan perbincangan santai mengenai proses pembuatan di lapangan, informasi yang terhimpun kemudian dikemas menjadi infografis yang visual dan mudah dipahami. Alur tersebut menampilkan tahapan produksi secara runut, mulai dari pemilihan bahan baku, pengukusan, penumbukan, pencetakan, penjemuran, hingga proses pengemasan. Setelah proses perancangan rampung, banner tersebut diserahkan dan dipasang langsung di lokasi produksi pada Senin, 3 Agustus 2026. Kehadiran banner ini menjadi sarana edukasi visual bagi pengunjung maupun konsumen agar dapat mengenal lebih jauh kualitas dan kehigienisan olahan karak beras tersebut.

Tidak hanya di media informasi, program ini juga menyentuh aspek efisiensi proses pengolahan pangan demi mendukung SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengadaan alat produksi bagi UMKM keripik tempe dan keripik pare. Sebelum alat diserahkan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan diskusi interaktif bersama pemilik usaha guna memastikan alat yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasional. Momen penyerahan alat yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026 tersebut dirangkaikan dengan sesi edukasi dan pendampingan singkat mengenai tata cara penggunaan serta perawatan dasar alat. Langkah pendampingan ini dilakukan agar peralatan dapat dimanfaatkan secara aman, optimal, dan tahan lama.

Rangkaian program pendampingan ini hadir sebagai solusi praktis yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata para pelaku usaha di Desa Tawangsari. Pemasangan banner infografis diharapkan dapat memperkuat keterbukaan informasi produk kepada publik, sementara bantuan alat produksi menjadi pendorong kelancaran proses olahan keripik tempe dan pare. Lewat pemanfaatan luaran ini secara berkelanjutan, diharapkan UMKM di bawah naungan UPPKA Melati dapat terus berkembang, lebih mandiri, serta makin berdaya saing.

Penulis: Nurul Aulia

Scroll to Top