
Tawangsari, 25 April 2025 — Pemerintah Desa Tawangsari menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Sinau Sesarengan Babagan Pranatacara saha Tanggap Wacana Ing Pahargyan” pada Jumat, 25 April 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya Jawa, khususnya dalam hal kepiawaian membawakan acara (pranatacara) dalam resepsi pernikahan adat Jawa.
Acara yang digelar di Balai Desa Tawangsari ini menghadirkan narasumber Bapak Mujiman dari Dukuh Gunungsari, yang telah dikenal luas sebagai pranatacara berpengalaman di wilayah Boyolali dan sekitarnya.
Pelatihan diikuti oleh seluruh Ketua RT, serta para pegiat budaya dan peminat seni pranatacara dari berbagai dusun di Desa Tawangsari. Dalam sesi pertama, peserta dikenalkan pada struktur susunan acara adat Jawa, penggunaan bahasa krama inggil, serta etika dan intonasi dalam menyampaikan wacana.
Bapak Mujiman menyampaikan bahwa kemampuan pranatacara tidak hanya soal membaca teks, tetapi juga tentang rasa, ketepatan ucapan, serta kemampuan menjalin komunikasi yang halus dan santun sesuai adat.

Kepala Desa Tawangsari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangkitkan kembali kearifan lokal yang mulai jarang diwariskan secara turun-temurun.
Rencananya, pelatihan ini akan dilanjutkan setiap minggu dengan materi yang semakin mendalam, termasuk praktik langsung dan simulasi di setiap pertemuan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, akan lahir generasi pranatacara baru yang mampu menjaga dan melestarikan budaya Jawa di tengah arus modernisasi.
