Kembali ke Berita
Berita Utama

Literasi Finansial di Era Digital: KKN Undip Bekali Ibu-Ibu PKK Kedungbanteng Taktik “Kenali, Cegah, dan Lindungi”

admintawangsari • August 5, 2026

TAWANGSARI – Seiring dengan pesatnya perkembangan ekonomi digital yang telah mengubah sistem keuangan global, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU-12 Universitas Diponegoro (Undip) menggelar program sosialisasi  berjudul “Kenali, Cegah, dan Lindungi Keamanan Keuangan Digital di Tengah Meningkatnya Penipuan Online” pada 19 Juli 2026. Kegiatan yang menargetkan kepada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Dk. Kedungbanteng, Dusun Keyongawi ini diinisiasi oleh Fadhil Attala Firdaus, mahasiswa Program Studi S1 Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Inisiatif program ini dilatarbelakangi oleh transformasi sistem keuangan yang kini telah bergeser pada pemanfaatan teknologi digital, seperti mobile banking, e-wallet, dan QRIS, yang menawarkan transaksi cepat tanpa uang tunai. Sayangnya, kemudahan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan tingkat literasi keuangan digital yang memadai di masyarakat. Minimnya pemahaman terkait korelasi antara ekonomi digital, perlindungan data pribadi, dan keamanan transaksi menjadikan masyarakat sangat rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber di sektor keuangan. 

Guna menjawab tantangan tersebut dan meningkatkan kemampuan warga beradaptasi, edukasi dilakukan melalui metode sosialisasi interaktif. Mahasiswa mengawali pematerian dengan membedah konsep dasar ekonomi digital beserta jenis layanan, manfaat, hingga risiko yang menyertainya. Agar lebih relevan dan mudah dipahami, materi disampaikan dengan membedah berbagai studi kasus nyata yang sering terjadi di masyarakat. Ibu-ibu PKK diajak mengenali modus kejahatan seperti pencurian data melalui phishing (tautan palsu), penyalahgunaan kode One-Time Password (OTP) yang berujung pada pengurasan rekening, penipuan aplikasi yang mengatasnamakan bank resmi, hingga bahaya jeratan pinjaman online dan investasi ilegal.

Sebagai bentuk luaran edukasi sekaligus panduan praktis yang dapat dibawa pulang oleh warga, mahasiswa membagikan media informasi berupa leaflet yang merangkum prinsip utama “Kenali, Cegah, dan Lindungi”. Melalui pembekalan yang komprehensif ini, diharapkan ibu-ibu PKK Dk. Kedungbanteng tidak hanya semakin cakap dalam memanfaatkan layanan keuangan digital, tetapi juga memiliki kewaspadaan tinggi untuk melindungi aset dan data pribadinya dari ancaman penipuan online yang semakin meningkat.

Penulis: Fadhil Attala Firdaus

Scroll to Top