
TAWANGSARI – Mahasiswa KKN-T IDBU 12 Universitas Diponegoro menggelar program kerja multidisiplin berupa pendampingan registrasi dan pelengkapan informasi digital UMKM di Google Maps bagi anggota UPPKA Melati di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, pada Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan eksistensi digital para pelaku UMKM di lingkungan UPPKA Melati, kelompok usaha yang aktif memproduksi olahan pangan dan kerajinan perca. Selama ini, belum seluruh anggota UPPKA Melati terdaftar di Google Maps, sementara sebagian yang sudah terdaftar pun masih memiliki informasi usaha yang minim, seperti belum adanya foto produk, deskripsi usaha, kontak, hingga jam operasional. Kondisi tersebut membuat produk UMKM setempat sulit ditemukan oleh calon pembeli dari luar desa.
Ketua UPPKA Melati, Ibu Sumiyati, menyambut baik program ini dan berharap dapat memperluas jangkauan pemasaran anggotanya.
“Kesan saya kita sangat senang juga semoga tambah maju. Terus pesan saya semoga bisa memasarkan produk dari kelompok UPPKA Melati.” ujar Ketua UPPKA Melati pada wawancara yang dilakukan mahasiswa KKN.
Program berlangsung melalui tiga tahap, yaitu identifikasi anggota yang belum memiliki titik lokasi usaha di Google Maps maupun yang informasinya belum lengkap, pendampingan langsung proses registrasi bagi UMKM yang belum terdaftar, serta pelengkapan informasi digital berupa foto produk, deskripsi usaha, titik lokasi, dan kontak bagi seluruh anggota UPPKA Melati.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Undip Desa Tawangsari, Ageng, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan potensi desa yang menunjukkan UPPKA Melati sebagai kelompok usaha dengan potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem Smart Village, karena telah memiliki wadah organisasi yang memudahkan koordinasi dan pendampingan.
“UPPKA Melati ini sebenarnya sudah punya modal kuat, yaitu organisasinya rapi dan rutin kumpul tiap bulan. Tinggal dibantu dari sisi digitalnya saja, supaya usaha yang sudah jalan ini bisa lebih mudah ditemukan orang lewat internet.” tambah Ageng.
Melalui program ini, dihasilkan titik lokasi UMKM anggota UPPKA Melati yang terdaftar maupun diperbarui di Google Maps, serta profil informasi digital sederhana untuk tiap usaha yang mencakup nama usaha, foto produk, kontak, dan lokasi. Diharapkan, seluruh anggota UPPKA Melati dapat memanfaatkan profil digital tersebut secara mandiri untuk memperluas jangkauan pemasaran produknya ke depannya.
Penulis: Zupita Agrestina Indrawati
