CAMPBELL 2 – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat mengambil langkah progresif untuk mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan. Mulai tanggal 10 November 2025, BUMDes secara resmi memulai pembangunan fasilitas green house modern yang akan difokuskan pada budidaya tanaman dengan sistem hidroponik.
Proyek ambisius ini berlokasi strategis di wilayah Campbell 2. Pembangunan tahap awal ini ditargetkan selesai pada 6 Desember 2025, menandai komitmen BUMDes dalam mewujudkan kemandirian pangan desa dalam waktu singkat.
Tahap Awal Pembangunan Dimulai

Aktivitas di lokasi proyek telah dimulai dengan semangat gotong royong dan efisiensi. Tahap awal pembangunan ini meliputi beberapa fokus utama:
- Pembersihan Lahan: Area di Campbell 2 yang akan dijadikan lokasi green house telah dibersihkan secara menyeluruh, memastikan lahan siap digunakan dan bebas dari kontaminan.
- Persiapan Material: Seluruh material bangunan, mulai dari rangka konstruksi, penutup atap UV, hingga instalasi pipa untuk sistem hidroponik, sudah mulai didatangkan dan dipersiapkan.
- Pengaturan Tata Letak: Dilakukan perencanaan dan penandaan tata letak green house untuk memaksimalkan ruang dan efisiensi operasional budidaya.
Diharapkan, dengan perencanaan yang matang, pembangunan konstruksi fisik dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang ditentukan.

Fungsi Ganda: Pangan dan Edukasi
Inisiatif BUMDes ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga memiliki visi jangka panjang yang lebih luas.
Tujuan Utama: Ketahanan Pangan Dengan menggunakan sistem hidroponik, budidaya tanaman dapat dilakukan secara intensif, hemat air, dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas tanpa tergantung pada musim. Hasil panen dari green house ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sayur mayur desa dan bahkan membuka peluang pasar baru.
Visi Jangka Panjang: Wisata Edukasi Selain sebagai pusat produksi, BUMDes berencana menjadikan fasilitas ini sebagai sarana wisata edukasi. Masyarakat umum, pelajar, hingga petani lokal akan disambut untuk belajar langsung mengenai teknologi budidaya hidroponik yang efisien dan berkelanjutan.
“Kami melihat green house ini sebagai investasi masa depan desa. Selain memastikan ketersediaan pangan yang sehat, ini juga menjadi laboratorium hidup bagi warga yang ingin mengadopsi teknologi pertanian modern. Kami ingin Campbell 2 menjadi pusat pembelajaran hidroponik,” ujar perwakilan BUMDes.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat, pembangunan green house hidroponik ini diharapkan dapat menjadi model sukses bagi desa-desa lain dalam mengintegrasikan program ketahanan pangan dengan pengembangan potensi wisata berbasis edukasi.
